Cara Mengembangkan Premis Menjadi Sinopsis

 


Table of Contents

Sebuah penulisan naskah tentu bisa mengikuti cara yang merunut sehingga menjadi kesatuan yang lebih utuh dengan memperhatikan langkah-langkahnya. Sebuah premis kemudian bisa dijadikan sebuah sinopsis dengan memperhatikan tahapannya yaitu menempatkan karakter dan kemunculan tujuannya dan konfliknya. Sebelumnya telah dijelaskan tahapan penulisan dari ide menjadi naskah, disini adalah artikel secara teknis cara pengembangan premis menjadi sinopsis.

Baca juga :

Pendahuluan 

Penulisan premis itu adalah sebuah cara membuat landasan sebelum menuliskan sinopsis dan ini penting karena banyak dari penulis yang tidak memulai dari premis dan langsung menuliskan naskah atau skenario film. Setelah premis dituliskan tahap selanjutnya adalah menuliskan sinopsis yang mana bisa menggunakan beberapa cara yaitu menggunakan penulisan cerita 3 babak, 5-stage atau 8 seqeunces. Semuanya sebenarnya memiliki pola yang sama dimana diawal menjelaskan karakter, lalu memunculkan keinginan dan kemudian ada konflik yang dihadapi. Ide penulisan dalam bentuk premis atau logline tidak serta merta mencantumkan akhir (ending) cerita tersebut, namun bisa saja dilakukan pada saat penulisan.

Menaruh Elemen Cerita

Elemen cerita termasuk karakter, keinginan dan konflik tetapi juga jika melihat susunan dari cara penulisan cerita maka dilengkapi sesuai dengan jumlah yang diajukan. Menentukan mana yang harus dicantumkan tentu memiliki landasan tersendiri, dan ini perlu dipertimbangkan melalui alasan yang tepat. Manapun yang anda gunakan, 3-babak, 5-dramatik maupun 8-sequence memiliki cara yang cukup serupa dalam menaruh elemen. mari kita bahas satu satu:

Pembuka Cerita

Bagian ini adalah bagaimana awal atau detik pertama cerita dimulai dan memberikan gambaran tentang dunia yang diperkenalkan kepada penonton / pembaca. Pembuka ini juga dikenal dengan istilah "opening image" yang mana bertolak belakang dengan "final image" yang ditaruh paling akhir. Pembuka adalah objek yang sama (diawal maupun diakhir) namun diperlakukan berbeda. Adanya perbedaaan ini menunjukan ruang dan waktu yang telah dialami. Pada bagian ini kita diperlihatkan pada logline film ini yang mana mencerminkan dunia film.

Karakter, Keinginan dan Kebutuhan

sebuah karakter diawal cerita diceritakan dan dia memiliki sebuah tujuan yang mana telah disebutkan sebelum masuk ke babak kedua. Inilah yang disebut dengan plot point 1. Tujuan yang dimaksud adalah "wants" atau keinginan yang berwujud, atauy konkrit (bisa dilihat, jelas visualisasinya). tujuan ini adalah sesuatu yang berada pada ruang dan waktu. Sedangkan "needs" kebutuhan adalah sesuatu yang tidak berwujud yang mana sudah ada sejak dari penggambaran latar belakangnya. (harus ingat, pada penulisan skenarip bahwa kedua konsep ini bisa saja tertukar dengan peristilahan formalnya)

Baca juga :

Konflik

Karakter dalam hal ini adalah seseorang yang tahu tujuannya, tetapi konflik adalah hal yang membuatnya sulit mencapai tujuan itu. konflik ini bisa saja melibatkan antagonis, namun tidak diwajibkan bahwa konflik melibatkan antagonis. Konflik juga bisa saja, karakter disembunyikan dari tujuan yang sebenarnya, atau karakter tidak menyadari tujuannya. menempatkan antagonis, kurangnya pengetahuan atau kesadaran karakter adalah beberapa cara yang mungkin saja digunakan dalam sebuah konflik.

Kawan

Sebuah sinopsis tentu tidak lepas dari cerita dalam cerita, inilah perkawanan atau dalam cerita lain bisa juga menceritakan percintaan. Semua cerita film melibatkan karakter, dan seorang karakter pasti manusia yang berkeinginan untuk berhubungan dengan manusia lain. Disinilah seorang penulis dituntut untuk bisa menciptakan "jaringan karakter" (character web).

Midpoint

Konfilk dan kawan ini akan adalah sebuah awal dari babak kedua yang berakhir pada tengah babak kedua yang terletak pas ditengah tengah cerita (midpoint). Pada saat ini cerita sudah mulai pada upaya atau rencana untuk pencapaian pertama, karena kita tahu yang pertama ini akan mengalami kegagalan. Disinilah proses karakter berubah dan mulai menyadari. antara lain;
mengetahui atau menyadari tujuan sebenarnya
menghadapi musuh atau antagonis yang sebenarnya
munculnya sahabat atau lawan yang sebenarnya dll

perlu diketahui bahwa poin poin diatas itu hanya sebagian kecil dari cara membungkus cerita dan masih banyak cara yang trik lain yang bisa membuat penonton / pembaca terus mencari tahu akhir dari cerita ini.

Klimaks

setelah karakter sudah tahu yang harus dilakukan maka dia berangkat untuk membuktikan diri dan disinilah akhir dari cerita. Sebuah premis+logline tidak menyertakan ending yang mana disinilah kreativitas penulis diuji. Disini juga harus diselesaikan berbagai masalah lainnya tentang bagaimana selama ini karkater tidak tahu tujuan akhirnya.

Penutup Cerita

Karakter telah berubah dan itu disimbolisasikan dengan objek yang kita lihat diawal namun telah berubaha di paling akhir sebelum layar padam mati. Disinilah apa yang disebut dengan "final image".

Contoh pengembangan

Dibawah adalah pengembangan sebuah premis dan logline yang dituliskan dalam bentuk sinopsis dengan penerapan yang telah dijelaskan sebelumnya. Sebenarnya ini adalah contoh dari sebuah film, silahkan menebak dan lihat jawabannya pada lihat jawaban.

Premis:
Seorang pangeran muda bernama Paul yang berkeinginan untuk menjalankan tugasnya sebagai pewaris tahta Atredis di sebuah planet bernama Arakis, namun mulai mengetahui bahwa dia akan dibunuh dan dihapus garis keturunan Atredis.

Logline:
"Bagaimana jika mimpi tidak bisa dibedakan dengan kenyataan?"

Sinopsis:

Pembuka Cerita:
Di planet gurun Arakis, tempat berharga bagi Kerajaan Atredis karena sumber daya rempah langka yang hanya ada di sana, Pangeran Paul, pewaris tahta muda, tiba bersama keluarganya. Kehidupan di Arakis keras dan penuh intrik, tetapi Paul bertekad untuk membuktikan dirinya sebagai pewaris yang layak. Gambar pembuka menunjukkan Paul menatap hamparan pasir luas dengan mata penuh tekad, mencerminkan mimpinya untuk memimpin rakyatnya.

Karakter, Keinginan, dan Kebutuhan:
Paul memiliki tujuan jelas untuk menjalankan tugasnya sebagai pewaris tahta dan membawa kemakmuran bagi Arakis. Namun, dia juga memiliki kebutuhan yang lebih dalam untuk memahami warisannya dan menemukan tempatnya dalam dunia yang penuh konflik ini. Sejak kedatangannya, Paul mulai mengalami mimpi-mimpi aneh yang terasa sangat nyata, membuatnya semakin bingung antara mimpi dan kenyataan.

Konflik:
Konflik utama muncul ketika Paul mengetahui ada rencana jahat untuk membunuhnya dan menghapus garis keturunan Atredis. Dia menghadapi berbagai rintangan, termasuk musuh tersembunyi dalam kerajaan dan pengkhianatan dari orang-orang terdekatnya. Mimpi-mimpi Paul semakin menjadi mimpi buruk, mengaburkan batas antara ilusi dan realitas, membuatnya sulit membedakan mana teman dan mana lawan.

Kawan:
Di tengah ancaman ini, Paul menemukan dukungan dari sekutu tak terduga, termasuk Chani, seorang penduduk asli Arakis yang memahami rahasia planet tersebut lebih baik daripada siapapun. Hubungan mereka berkembang dari sekadar aliansi menjadi persahabatan yang mendalam dan bahkan cinta, memberikan Paul kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan yang semakin besar.

Midpoint:
Saat cerita mencapai midpoint, Paul menyadari bahwa mimpinya bukan sekadar produk imajinasinya, melainkan visi masa depan yang mungkin. Dia menyadari bahwa untuk menghindari takdir mengerikan yang dilihatnya, dia harus menggabungkan kekuatan fisik dan mental serta menerima nasibnya sebagai pemimpin sejati. Namun, upaya pertama Paul untuk menghadapi musuh-musuhnya berakhir dengan kegagalan, menguji tekadnya.

Klimaks:
Dengan tekad baru, Paul memimpin pasukan kecilnya dalam pertempuran terakhir melawan kekuatan yang ingin menghancurkannya. Dia menghadapi musuh utamanya dalam duel mematikan, menggunakan pengetahuan yang diperolehnya dari mimpinya untuk mengalahkan mereka. Klimaks cerita menunjukkan Paul membuktikan dirinya sebagai pemimpin sejati dan melindungi garis keturunan Atredis.

Penutup Cerita:
Cerita berakhir dengan Paul berdiri di tempat yang sama seperti pada gambar pembuka, namun kini dengan aura kekuatan dan kebijaksanaan. Dia telah berubah, baik secara fisik maupun mental. Gambar terakhir menunjukkan Paul menatap matahari terbit di atas pasir Arakis, simbol dari harapan baru dan masa depan yang lebih cerah bagi kerajaannya. Inilah yang disebut dengan "final image", menutup cerita dengan simbol perubahan dan pertumbuhan yang telah dialami Paul.

Baca juga :

Kesimpulan

Premis dan logline, serta elemen elemen cerita dan juga karakterisasi beserta karakter lainnya telah disampaikan dalam pengembangan premis ke dalam sinopsis. Lagi-lagi, ini adalah hanya salah satu cara yang praktis yang bisa ditiru karena masih banyak cara lainnya yang bisa dikembangkan untuk bisa menulisa sinopsis dengan mudah


Posting Komentar

0 Komentar