Catatan Pengajar | contoh Sinopsis Film dari Kelas Menulis November 2022 (hari ke 15)




Menulis sinopsis itu dimulai dengan pertama menuliskan premis atau logline yang berisikan unsur; karakter, keinginan dan konflik. Lalu sinopsis dikembangkan dengan gambaran masing-masing unsur yg disebutkan diatas. Bisa diterka dalam sebuah sinopsis adalah pertama menjelaskan siapa karakter kita, lalu bagaimana keinginan nya muncul, dan kenapa dia harus menghadapi konflik. Di akhir cerita itu ada 4 pilihan ending, terkait keinginan nya yg tercapai, perubahan sikap karakter dan atau apa yg dia alami untuk menjadikan dia pribadi yg lebuh baik 

Membuat sinopsis juga tidak perlu dituliskan sekaligus, bisa dibuatkan miniatur nya, yg disebut sinopsis cerita dengan metode 3-act structure yg terdiri dari min-maks; 3-5 paragraph. "Sinopsis cerita" juga dikenal dengan istilah "sinopsis mini". Lalu setelah dituliskan sinopsis cerita dengan lengkap, untuk menemukan kata kunci tema cerita maka bisa dikembangkan menjadi "sinopsis film" yg terdiri dari min-mak; 5-8 halaman. Pada teknik / metode penulisan lain bahkan diperlukan cara pengembangan sinopsis dengan 3 tahap yaitu; sinopsis mini, sinopsis pendek dan sinopsis panjang.

Pada kesempatan pembelajaran ini, pengembangan sinopsis bisa dilakukan melalui 2 tahap saja yaitu; sinopsis cerita lalu menjadi Sinopsis film. berikut adalah bagaimana cara menuliskan sinopsis film berlandaskan sinopsis cerita;
01. Selalu menggunakan cara penulisan dengan menggambarkan (visual) melainkan bertutur (audiotori).
02. Setiap kalimat menggambarkan sebab-akibat sebuah peristiwa.
03. Setiap kalimat adalah eksposisi karakter masuk ke dalam dan kemudian keluar dari latar.
04. Sebisa mungkin menghindari dialog.
05. Sinopsis film masih terbagi atas 3 babak yg masing masing babak dipecahkan dalam urutan (sequence). Yg jelas dalam babak kedua, karakter sedang mengalami keraguan yg besar.
06. Sinopsis film juga menjelaskan adanya karakter-karakter lain. Walaupun ada banyak karakter lain yg bermunculan hanyalah 4 karakter sebagai kunci; protagonis, antagonis, sekutu (ally) dan perempuan / lelaki (love interest). Susuna karakter kunci juga bisa menggunakan klasifikasi karakter lain dikenal dengan trope.
07. Setiap kalimat, selain mengandung unsur sebab-akibat, eksposis dan disampaikan dengan visual juga harus dramatis; dimana sebuah hubungan kalimat harus "naik-turun"
08. Urutan (sequence) bisa menggunakan metode 8 story sequence.
09. Kreatif lah dengan berbagai plot device
10. Jika mengalami writer's block, selalu kembali ke premis.
11. Pastikan ending sesuai dengan tema dan atau, tema disesuaikan dengan ending

Demikian yg bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Posting Komentar

0 Komentar