Catatan Pengajar | Contoh Premis Film dari Kelas Menulis September 2022 (hari ke 3 dan 4)


Pada hari ketiga dan keempat peserta ajar seperti biasa telah diminta menyerahkan pekerjaan rumah mereka yaitu memberikan tiga premis. Kali ini para peserta ajar menyerahkan premis lebih awal bahkan sebelum jadwal mengajar. Hal ini adalah nilai tambah, karena mereka sudah bisa mengatur waktu dengan baik yakni deadline. sudah ada tiga peserta ajar yang telah menyerahkan masing-masing  tiga contoh premis yang bisa akan dibahas dibawah ini. Berikut adalah contoh-contoh premis yang bisa dibaca dan dipelajari. 

Pertama mari kita bahas tiga premis yang dituliskan oleh peserta ajar Lianty El

01. Intan, perempuan  yang menikah di usia 20 tahun dan ingin  mempunyai  seorang anak lebih dari 5 namun seiring berjalannya waktu rumah tangganya tidak langgeng dan berujung cerai.

02. Prasetya, lelaki penyuka humoris yang tiap hari suka melawak di sekeliling teman-temannya yang ingin menjadi pelawak terkenal lucu namun Prasetya di bully oleh teman-temannya karena tidak lucu.

03. Sarah, sengaja ingin membuka mata batinnya karena mau berkomunikasi dan melihat ibunya yang sudah meninggal namun yang terjadi adalah golongan tentara iblis yang datang untuk berkomunikasi dengannya.

Langkah pertama adalah melakukan refining dengan menggunakan kaedah kalimat efektif dan memperbaiki diksi-nya.

Perempuan yang menikah muda, bercita cita untuk memiliki anak banyak namun menghadapi masalah rumah tangga yang berat.

Kalimat dipangkas keterangannya seperti "berunjung cerai" yang tidak perlu disampaikan dalam premis, artinya ending cerita tidak perlu disampaikan. Hal yang penting dalam premis adalah gambaran proses bagaimana perubahan karakter. Sehingga melalui premis ini tergambarkan bagaimana tokoh utama yang muda dengan cita cita memiliki rumah tangga yang damai mengalami masalah. Pemabahsan premis selanjutnya

Prasetya yang suka melawak dan ingin menjadi komedian namun menghadapi lingkungan sekitarnya yang tidak supportif terhadap cita cita-nya termasuk keluarganya yang menuntut dia bekerja kantoran.

Premis memang perlu ditulis ulang berkali-kali sehingga bisa direvisi menjadi sebuah kalimat yang bisa dicerna dengan mudah. Hal lain juga adalah perlunya menunjukan sebuah pertaruhan (stake) sehingga premisnya bisa lebih kuat.
Prasetya bericta-cita menjadi komedian dengan mengikuti reality show keliling namun diketahui oleh orang tuanya yang mengancam dia jika tidak pulang akan menghentikan bayaran kampusnya.

Sarah membuka mata batinnya untuk berbicara dengan arwah ibunya namun mengetahui keghaiban yang merencanakan penghancuran dunia.

catatan untuk keseluruhan adalah bahwa premis itu memang tidak bisa dituliskan sekaligus, harus ditulis berulang-ulang kali untuk mendapatkan hasil yang baik. Pada kasus penulisan contoh-conotoh premis milik Lianty El ini masih bisa dilakukan refining.

Selanjutnya adalah premis yang dituliskan oleh peserta ajar dengan nama Asti Pravitasari. 

01. Nia ingin mempelajari tari pendet, tetapi karena tidak kuat kesurupan jadi depresi berat dan masuk RSJ karena tidak segera ditangani ahli spiritual.

02. Anton seorang kaya ingin menikah dengan seorang tukang jamu, tetapi dilarang keras oleh keluarganya yang dari keturunan ningrat.

03. Persahabatan Ria dan Tina sejak kecil hampir pecah karena kehadiran seorang lelaki yang membuat mereka jatuh cinta.

adapun revisi yang dilakukan sehingga menjadi; 

Nia seorang penari yang ingin mempelajari tari pendet, namun karena tidak kuat dia mengalami kesurupan dan menghadapi depresi berat. 

Premis dibuat seefektif mungkin yang fokus pada gambaran proses perubahan karakter utama (Main Character, MC). Selanjutnya; 

Anton yang jatuh cinta kepada seorang tukang jamu dan ingin menikahinya namun ditolak karena sudah dijodohkan dengan seorang perempuan keturunan ningrat.

Premis ketiga ketika dibaca belum utuh karena belum ditunjukan keinginan karakter utama. Sehingga perlu terlebih dahulu menunjukan keinginan. Premis ini ditulis ulang sehingga menjadi;

Rina dan Tina ingin persahabatan mereka kokoh, tetapi kandas karena kehadiran seorang lelaki yang sama-sama mereka cintai dan mereka jadi berebut lelaki itu.

Terakhir adalah peserta ajar dengan nama Syaima Najmah Adhwa dengan nama pena Bintang, yang telah menyerahkan tiga premisnya sebagai berikut;  

01. Satria remaja SMP di kasih peta harta karun oleh seorang pengemis yang di tolong olehnya .Satria mengajak 4 kawannya untuk menemukan harta itu .Mereka menyelusuri jalan yang ada di peta namun dalam pencariannya mereka menemukan mayat tulang belulang.

02.Veronika menyukai kakak kelasnya Zidan dan ingin jadi kekasihnya , dia menjalin PDKT dengan Zidan tetapi masalah muncul karena mantan Zidan mengacaukan hari - hari Veronika dengan Zidan

03.Rena seorang anak di luar melancarkan rencana dendam  untuk menghancurkan hidup ayanya karena telah menipu ibunya dengan membuat ibunya mendonorkan ginjalnya untuk istrinya dan membuatnya meninggal.

Pada premis pertama, ada beberapa hal yang menjadi catatan yakni diatas itu masih terdiri dari 3 kalimat, dan harus diefektifkan menjadi satu kalimat. Kemudian, premis pertama secara logis sudah betul, sudah ada unsur karakter, keinginan dan konflik hanya saja tetap harus ditulis ulang lebih ramping dengan cara pemangkasan.

Satria dan kawannya diberikan sebuah peta misterius, ingin mencari tahu harta karun yang disebut-sebut dalam peta tersebut namun tengah ditelusuri telah memakan korban dan juga ancaman kelompok lain yang ikut bersaing dalam pencarian.

Melalui premis yang sudah ditulis ulang maka bisa dicerna degan mudah bahwa premis tersebut menceritakan petualangan Satria dan kawannya dalam mencari harta karun dan berbagai rintangannya. Selanjutnya premis kedua, yaitu;

Veronika yang menyukai Zidan dan mulai melakukan PDKT untuk dijadikan kekasihnya namun diketahui memiliki banyak masalah dimulai dengan mengacaukan hari-harinya dan membuatnya ragu.

Melalui premis itu dapat dipahami sebuah kisa yang menceritakan bagaiamana proses Veronika dalam melakukan usaha pendekatan kepada Zidan, seorang kakak kelas yang punya banyak masalah. Premis ketiga, ketika diubah menjadi kalimat efektif namun menunjukan adanya kekurangan itu tidak adanya keinginan dan juga konfliknya; 

Rena yang menaruh dendam kepada ayahnya karena telah memaksakan ibunya untuk menjual ginjal ingin ... 

Tetapi melalui premis dapat diketahui bahwa kisah ini menceritakan bagaimana proses Rena melakukan dendam kepada ayahnya akan tetapi belum dituliskan.

Rena yang menaruh dendam kepada ayahnya karena telah memaksakan ibunya untuk menjual ginjal ingin membuat ayahnya menderita >> masih bisa diefektifkan 
Rena yang berdendam ingin membuat ayahnya menderita karena telah memaksakan ibunya untuk menjual ginjal dengan menyamar jadi karyawan kantor >> masih bisa dikuatkan dengan menaikan stake 
Rena yang berdendam ingin membuat ayahnya menderita karena telah memaksakan ibunya untuk menjual ginjal dengan menyamar jadi karyawan kantor, mencuri data dan memanipulasi keluarga tirinya agar terpecah berai  

Catatan penting dalam pertemuan ini adalah selalu mencari cara untuk memangkas kalimat se-efektif  mungkin agar bisa merunutkan unsur premis dengan baik. Pada premis diatas, pemabca bisa memahami adanya dendam pada karakterisasi dan juga keinginan karakter tetapi memberian detail ini bisa ditegaskan bahwa karakter akan habis habisan melakukan semua daya upaya untuk membuat ayahnya menderita. Perlu diingat bahwa cerita adalah gambaran proses bagaimana karakter berubah sehingga tidak perlu dijelaskan akhir (ending cerita) tetapi memberikan gambaran proses "bagaimana". Prihal akhir cerita itu adalah nanti dijelaskan pada penulisan sinopsis.

Itulah materi tentang cara menulis premis dan juga contoh-contoh premis yang bisa disampaikan pada artikel ini sebagai bahan pembelajaran. Jika kalian ingin mengapresiasi artikel ini, memiliki pertanyaan, sekedar menanggapi atau kalian bisa memberikan revisi versi kalian sendiri maka kalian bisa mengisi kolom komentar dibawah ini. 

Selanjutnya ; Menulis Logline Film

Posting Komentar

0 Komentar